
Bisnis ternak nila sesungguhnya adalah bisnis
yang menguntungkan bagi kebanyakan orang, apalagi warga di pedesaan, yang masih
memiliki lahan luas untuk dapat beternak. Peluang usaha agrobisnis khususnya
di bidang perikanan, memang menjadi salah satu prospek bisnis yang dimanfaatkan
sebagian petani ikan yang ada di pedesaan. Hal ini dikarenakan sumber mata air
untuk kolam ikan tersedia cukup baik. Sejak diperkenalkan pada tahun 1970,
budidaya ikan nila memang terus berkembang dan semakin populer di tengah-tengah
masyarakat. Bahkan kepopuleran ikan ini mampu mengalahkan beberapa ikan jenis
lainnya. Salah satu keunggulan ikan nila dibanding dengan jenis ikan lain
adalah dagingnya yang putih, tebal, padat dan tidak berduri. Tak hanya di dalam
negeri, ikan jenis ini ternyata juga digemari di luar negeri.
Mengenai rasa ikan Nila, semuanya itu
tergantung bagaimana tempatnya, bila tempatnya keruh dan kotor, maka rasa ikan
itu agak apak tidak sedap di makan. Dalam pemberian makan, banyak
orang yang masih menggantungkan pada pabrik. Selama masa pembesaran, ikan
diberi pakan tambahan berbentuk pelet sebanyak 3% – 5% per hari dari biomassa
dan diberikan dengan frekuensi tiga kali dalam sehari.
Penjualan ikan Nila itu cukup mudah. Untuk
masa panen, tidak berpatokan pada waktu panen yang biasanya 3-4 bulan sekali,
namun memilah Nila yang sudah siap panen. Nila yang siap dipasarkan. Harga Nila
di pasaran yang mampu menembus 17 ribu per kilonya, jika prospek budidaya ikan
Nila masih sangat cerah. Selain itu, kebutuhan ekspor Nila ke berbagai negara
di Asia maupun Eropa juga terus meningkat, membuat permintaan Nila juga terus
merangkak. Tertarik mengambil peluang usaha budidaya Nila Nirwana? Inilah
saatnya…






0 komentar:
Posting Komentar