
Menyusun rencana bisnis seolah menjadi syarat
utama bagi para pengusaha baru yang ingin sukses. Sayangnya, banyak rencana
bisnis yang gagal atau bahkan sama sekali tidak dijalani para pengusaha
tersebut, apa penyebab bisnis anda sering gagal?
Ada 2 alasan rencana bisnis yang keliru :
Pertama, para pengusaha baru menyusun rencana
bisnis karena itulah yang dilakukan sebagian besar pengusaha sukses. Alasan
lain, para pengusaha merasa harus menyusun rencana bisnis guna memperoleh
pinjaman modal dari bank.
Menurut Gerber, rencana bisnis yang disusun
berdasarkan dua alasan tersebut seringkali tidak berhasil. Rencana bisnis yang
dituliskan cenderung, bersifat analitis, imajinatif, utuh. Rencana
tersebut seringkali dimulai dari ide bisnis yang disertai pikiran serta alasan
logis. Sayangnya, Gerber menilai rencana bisnis tradisional seringkali
tidak menyertakan tujuan spesifik dan keinginan kuat para pengusaha.
Seringkali, rencana bisnis itu juga dimulai
dari sebuah asumsi dan dugaaan yang belum tentu benar. Padahal, kondisi bisnis
dan iklim investasi cenderung fluktuatif dan bisa berubah kapan saja. Sementara
rencana bisnis yang selalu berhasil dimulai dari pendekatan diri sendiri.
Dimulai dengan meraba perasaan pribadi guna menemukan apa yang sebenarnya Anda
ingin capai dengan bisnis tersebut. Yang paling penting dalam menyusun sebuah
rencana bisnis adalah melibatkan perasaan pribadi ke dalamnya dan tidak
terpusat pada logika semata.






0 komentar:
Posting Komentar